Saturday, 24 October 2015

R.U.N

Aku sudah berlari, sangat kencang, sangat jauh
Sudah lelah, ingin berhenti. 
Tidak, berhenti ditengah jalan, cari mati namanya.
Saat ini, melangkah sajalah dulu.

Aku rindu mereka, terkadang itu meluap begitu saja. terkadang rasanya sangat sesak. terkadang masih tidak percaya. bolehkah kembali? tidak jauh, hanya tiga tahun yang lalu. tolonglah ikhlas itu susah, tolonglah mengerti sesekali. bolehkah biarkan aku menangis sekencangnya tanpa perlu menahannya, tentu saja mereka akan bosan mendengarnya, menangislah dalam diam, baiklah. 
bolehkah aku meminta mereka kembali. apa rasanya tertawa dengan hampa ? apa mereka bahkan, pernah merasakan begitu hampa. seperti kosong, seperti sia-sia, sungguh aku merindukan suara mereka, tawa mereka, lelucon mereka, amarah mereka, keluhan mereka. aku rindu mengadu, merengek, bermanja. aku muak bertingkah dewasa. aku bosan mencari perhatian, aku bosan dengan semuanya. karena hidupku, hanya basa basi, hanya formalitas, hanya aksesoris bumi. 

"Apa kabar kalian? maaf, selalu merepotkan bahkan sampai sekarang, tapi, bisakah hadir lebih sering lagi?"

No comments:

Post a Comment